Kisah Kegigihan Pak Munar dalam Bertani Jagung


Hidup memberikan setiap orang ujian untuk bisa sampai ke tahap selanjutnya. Kisah kegigihan Pak Munar dalam bertani jagung akan memberikan inspirasi kepada Anda untuk lebih semangat lagi. Kegigihan Pak Munar ini dengan hidupnya yang sederhana membuatnya layak untuk mendapatkan berkah asuransi wakaf dari Allianz. 

Latar Belakang Pak Munar


Pak Munar merupakan seorang petani jagung di desa Cabean Kulon yang ada di Kabupaten Salatiga. Sebuah desa yang memang kaya dengan berbagai jenis perkebunan. Pak Munar menjadikan hasil kebun jagungnya sebagai mata pencarian. Penghasilan yang didapatkannya untuk menafkahi keluarganya. 

Awal Mula Kegigihan Pak Munar


Siapa pun yang berpenghasilan dari hasil bertani akan menjadi bahagia ketika mendapatkan panen meningkat. Pak Munar sangat bahagia ketika mendapatkan hasil panen jagungnya meningkat dari pada biasanya. Peningkatan ini tentu hasil dari kegigihan Pak Munar dalam merawat jagung yang ditanamnya. 

Pak Munar mulai berpikir untuk bisa mengganti pupuk yang digunakan agar bisa memperoleh hasil lebih baik. Keputusan ini diambil beliau dengan langkah yang berani. Sesuatu dapat terjadi jika Anda memang mengusahakannya. Jadi Pak Munar mengganti pemakaian pupuk dari bahan kimia dengan pupuk Bregadium Water. 


Sekali pun sempat ragu, namun Pak Munar tetap mengambil langkah berani. Pupuk ini waktu itu masih digolongkan sebagai pupuk baru. Sejak menggunakan pupuk Bregadium Water hasil panennya meningkat sebesar 50%. 

Perkiraan berat hasil panennya saat menggunakan pupuk kimia hanya sebesar 3,5 TON sampai maksimal 4 ton. Sekarang hasil panen Pak Munar sudah menjadi 6 TON jagung pipil kering. Peningkatan ini tentu membuat Pak Munar bisa lebih baik dalam mencukupi kebutuhan keluarganya. Kebahagian ini tidak hanya bagi beliau tetapi seluruh anggota keluarganya. 

Alasan Pak Munar Menggunakan Pupuk Bregadium Water


Bregadium water merupakan jenis pupuk yang memiliki kandungan nutrisi cair. Asal dari kandungan ini dari hasil ekstraksi sari tanah yang menggunakan proses Hypernano Technology. Proses ini digunakan untuk mendapatkan mineral complex seperti Aluminium, Barium, Cuprum, Ferrum, Magnesium, Selenium, Sulphur, Zinc, dan zat lainnya.

Pupuk dari bregadium water berbasis ramah lingkungan dan tidak mengandung racun sehingga aman untuk digunakan. Hal ini yang membuat Pak Munar semakin yakin untuk menggunakannya karena tidak ada risiko buruk kepada lingkungan sekitar. 

Kandungan yang ada di dalam pupuk ini bekerja untuk mempercepat pertumbuhan jagungnya. Selain itu mencegah tanaman dari serangan bakteri dan jamur pathogens. Kualitas jagung yang ditanam pun akan meningkat sehingga terhindar dari kegagalan panen. Tanaman jagung Pak Munar pun terlihat segar saat panen. 

Pemberian Allianz Wakaf


Kegigihan Pak Munar dalam bertani jagung tentunya memberikan kita sebuah motivasi bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik perlu keberanian. Kegigihan dan keyakinan untuk memulainya akan membuahkan hasil di kemudian hari. 

Program Allianz Wakaf sangat tepat memasukkan nama Pak Munar sebagai salah satu calon untuk mendapatkan hadiah wakaf ini. Dana yang didapatkan nantinya tentu akan sangat bermanfaat bagi Pak Munar untuk terus mengembangkan ladang jagungnya. Jika hadiah dari asuransi Allianz ini diberikan kepada Pak Munar maka akan membuatnya semakin semangat. 

Kehidupan Pak Munar yang sederhana tentunya membuat hasil panen ini sangat bermanfaat dan dirasa pantas untuk mendapatkan asuransi wakaf. Panen jagungnya akan terus meningkat. Jagung juga merupakan buah yang umumnya disukai masyarakat Indonesia. Anda yang penasaran dengan apa itu program asuransi Allianz bisa mengunjungi allianz.co.id.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Kegigihan Pak Munar dalam Bertani Jagung"

Post a Comment